Feb 1, 2016 | 1:28 PM | 0
love drops
Assalamualaykum,
hanya perkongsian yang mungkin memberi kesan pada saya, dan sesiapa yang membaca.
Subhanallah. Alhamdulillah.
Dalam sebuah hadis qudsi Allah Azza wa Jalla berfirman.
“Nabi Musa telah bertanya kepada Allah, wahai Tuhanku!, manakah hamba-Mu yang lebih mulia menurut pandanganMu?”
Allah Azza wa Jalla berfirman.
“Ialah orang yang apabila berkuasa (menguasai musuhnya) dapat segera memaafkan.”
kata hati kita boleh lawan,
kata akal kita jangan lawan.
subhanallah, itu sebenarnya terjadi.
kami berdebat demi mempertahankan wanita yang berniqab, sama-sama ingin menegakkan kebenaran dan keadilan,tapi.. " ... Allah lebih tahu .. "
aku berupaya mempertahankan , tapi aku khuatir jika ada hati yang terluka . aku diam.
tiba-tiba seorang hamba Allah menyapa aku.
" marah ka? "
lalu aku menjawab " entahla "
dia bertanya lagi,
" salahkah saya membuat statement seperti itu"
aku terus menjawab
" wallahu ta'ala a'lam "
aku mula diam dan diam.. kami sambung lagi perdebatan yang pengadilnya adalah nafsu dan akal.
maksudnya, syaitan mula mengajak untuk berbalah, tapi.. Allah sedang melihat.
dalam hati " kenapa nak jatuhkan wanita berniqab? , apa salah mereka, ? mungkin sebab mereka berniqab sambil berselfie, tapi menutup , bukan menggoda para lelaki. "
ya , aku seorang perempuan , aku faham apa itu " tindas " , aku faham apa itu "aib"
dipendekkan cerita
Hamba Allah itu berkata,
" perempuan itu sejahil jahilnya "
Allahu Akhbar..
aku ni perempuan, aku ada perasaan, memang terkesan..
aku diam, dan cuba tanya pada diri sendiri..
" apa yang jahilnya pada perempuan .. " adakah aku terlupa sesuatu? apa yang menyebabkan dia berkata begitu?.. apa salah perempuan, "
aku cuba fikir, fikir dan fikir,..
Allah..
mungkin ini suatu teguran dari Allah.
Hamba Redha.
Hearts By



